Budidaya Belut Dengan Media Drum

68 views

Budidaya Belut Dengan Media Drum -  Belut nerupakan salah satu sumber protein tinggi yang bisa dikonsumsi untuk kebutuhan protein dalam tubu. Selain itu belut juga dijadikan bahan kuliner dengan berbagai cita rasa. namun kebanyakan masyarakat mengkonsumsi belut memang karena rasa yang gurih serta kandungan protein yang tinggi. Makin banyak masyarakat yang mengkonsumsi belut membuat kebutuhan pasar untuk belut lumayan tinggi, namun tidak diimbangi dengan ketersediaan untuk melayani pasar.

Budidaya Belut Dengan Media Drum

Budidaya Belut Dengan Media Drum

Kebanyakan orang memburu belut di persawaan dengan metode strum ikan ataupun dengan perangkap. Namun semakin lama jumlah belut di lahan bebas mulai menipis, padahal permintaan pasar tinggi. Untuk itu sebagian orang mulai mecoba untuk membudidayaknya. metode yang digunakan juga beragam, mulai dari kolam tanah, kolam semen serta kolam terpal. Belakangan ini mulai muncul metode baru dalam budidaya belut, yaitu menggunakan drum atau tong sebagai medianya.

Kami juga merekomendasikan anda untuk membaca Cara Budidaya Ikan Nila Bagi Pemula

Sebenernya metode apa saja bisa digunakan, sesuai kebutuhan dan kemampuan modal yang dimilik. proses budidaya belut menggunakan drum memang memiliki beberapa kelebihan yang diantaranya jumlah modal yang relative sedikit dibandingkan dengan kolam konvensional serta tidak perlu menggunakan lahan yang luas dan dapat dipindahkan ke tempat lain.

Dalam budidaya belut, hal yang harus diperhatikan adalah lumpur yang digunakan serta pakan yang diberikan. Hal ini yang mempengaruhi apakah hasil budidaya akan maksimal atau tidak.

Hal yang harus diperhatikan dalam budidaya belut didalam drum diantaranya sebagai berikut.

  1. Langkah pertama adalah persiapan kolam, karena menggunakan drum sebagai oengganti kolam, tentu kuantitas benih yang ditabur lebih sedikit. Drum disiapkan serta dimasukin jerami dengan tinggi sekitar 50cm.
  2. Kemudian jerami disiram dengan mikroorganisme stater sebanyak satu liter.
  3. Diatas jerami kemudian bisa dtambah dengan kompos setinggi 5 cm.
  4. Pada bagian atas sendiri bisa ditambahkan lumpur kering yang telah dicampur dengan pupuk TSP kurang lebih 5 kg.

Setelah semuanya siap, drum sudah bisa dimasuki bibit belut yang masih kecil. Untuk pemberian pakan, bisa menggunakan pelet ataupun hewan melata seperti bekicot, katak kecil, keong ataupun ikan kecil. Namun bisa menggunakan pelet ikan. Penggunaan pelet ikan pada budidaya belut dalam drum sekitar 5% dari bibit yang dibudiayakan.

2.

Tags: #perikanan