Cara Dan Teknik Budidaya Ikan Gabus

Budidaya Ikan Gabus

Bagi Teman-teman usahawan atau bahkan pemula yang ingin budidaya ikan gabus di kolam tanah, beton maupun kolam terpal dengan tujuan untuk mencari keuntungan yang cukup besar dengan modal yang sedikit, serta bisa dimanfaatkan bagi banyak orang bukanlah hal yang terlalu sulit. Kali ini ilmupetani.com akan berbagi sedikit tips bagaimana cara budidaya ikan gabus.

Budidaya Ikan Gabus

Cara Budidaya Ikan Gabus

Teknik dan Cara Budidaya Ikan Gabus

Ikan gabus sendiri merupakan jenis ikan yang hidupnya berada pada air tawar. Ikan gabus ini mempunyai sifat karakteristik sebagai ikan predator yang memakan ikan dengan ukuran lebih kecil. Bahkan ikan gabus ini juga memangsa berbagai jenis serangga dan kodok sebagai incaran makanannya. Ikan gabus lebih aktif pada malam hari dimana ikan jenis tidak terlalu aktif pada siang hari karena sangat sensitif terhadap kegiatan diluar, terlebih lagi jika ada interaksi yang ditimbulkan oleh manusia maka ikan gabus akan segera sembunyi secara cepat. Untuk habitat hidupnya, ikan gabus sering ditemui di persawahan, sungai, danau dan rawa. Ikan gabus memiliki sistem pertahanan pernafasan yang cukup baik karena terbukti ikan ini mampu bertahan didarat dengan waktu yang cukup lama.

[artikel number=3 tag=”Perikanan” ]

Langkah-langkah Budidaya Ikan Gabus

Persiapan Kolam

Siapkan tempat (kolam) untuk budidaya ikan gabus. kolam boleh dari tanah, beton maupun terpal. Kolam yang beralaskan tanah dengan plester juga dapat dijadikan tempat untuk budidaya ikan gabus. Informasi tambahan bahwa pemilihan jenis kolam juga berpengaruh terhadap perkembangan dan pertumbuhan ikan gabus sendiri.

Persiapan Induk Ikan Gabus

Pilihlah induk yang sehat dan, tidak jamuran dan tidak penyakitan. untuk menentukan jenis kelamin ikan gabus teman-teman bisa lihat langsung dari kelaminnya. perbedaan antara betina dan jantan dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

Budidaya Ikan Gabus

Sukses Budidaya Ikan Gabus

Ciri-ciri ikan gabus jantan yaitu memiliki bentuk kepala oval dengan warna yang sedikit gelap jika dibandingkan dengan betina. Ikan gabus jantan biasanya memiliki bagian kelamin berwarna memerah dengan ciri jika bagian perut ditekan maka akan mengeluarkan cairan benih. Sedangkan ciri-ciri ikan gabus betina memiliki bentuk kepala yang bulat dengan warna yang lebih terang jika dibandingkan dengan jantan. Bentuk perut lebih besar dan jika pada bagian perut ditekan maka akan mengeluarkan telur.

Pembuahan Telur

Setelah telur dibuahi oleh induk ikan gabus jantan, maka langkah berikutnya adalah proses penetasan telur yang sudah dibuahi tersebut. Proses penetasan ini yaitu dengan cara mengambil telur dengan sekupnet secara perlahan dan hati-hati yang kemudian dipindahkan kedalam akuarium. Proses budidaya ikan gabus ini ditandai dengan menetasnya telur menjadi larva kecil.

Perawatan Larva Ikan Gabus

Agar budidaya ikan gabus berhasil maka perlu dilakukan perawatan pada segala tahap, termasuk perawatan larva ikan gabus sendiri. Walaupun larva sudah menetas maka jangan terlalu terburu-buru untuk memberikan pakan. Tunggulah sampai 2 hari, setelah 2 hari terlewati maka ikan diberikan pakan nauplii Artemia sebanyak 3 kali dalam sehari. Setelah usia mencapai 5 hari barukah bisa diberikan pakan tambahan seperti daphnisama sesuai kebutuhan saja.

Penyebaran Ikan Gabus ke Kolam

Budidaya Ikan Gabus

Pemindahan Bibit Ikan Gabus Kedalam Kolam

Sebelum ikan gabus di tebar pastikan kolam sudah dipersiapkan jauh-jauh hari. Proses persiapan ini meliputi pengeringan kolam selama satu minggu yang kemudian diisi dengan air bersih yang baru. Biarkan kolam terisi selama satu minggu agar mikroorganisme tumbuh didalam kolam seperti cacing dan plankton. Barulah bibit ikan gabus ditebar kedalam kolam dan jangan beri makan selama 2 hari, biarkan bibit ikan gabus makan dari organisme yang hidup didalam kolam. Setelah 2 hari barulah bibit diberikan pellet tepung yang halus. Perhatikan makanan yang hendak diberikan kepada bibit ikan gabus. Setidaknya makanan yang diberikan harus mengandung 15% lemak, 15% protein dan 10% karbohidrat. Jangan sampai telat memberikan makanan ikan gabus karena bisa berakibat fatal terhadap perkembangan ikan gabus itu sendiri. Seperti yang telah kita bahas bahwa ikan gabus adalah ikan predator yang akan memangsa ikan-ikan yang ukurannya lebih kecil jika kelaparan.

Sortir atau Pemisahan

Agar budidaya ikan gabus ini berhasil maka perlu dialkukan penyortiran. Pisahkanlah ikan gabus yang sudah berukuran besar dengan ikan gabus yang berukuran besar. Hal ini agar mempermudah pada saat pemanenan.

Pemanenan Ikan Gabus

Proses pemanenan adalah tahapan yang paling ditunggu oleh pembudidaya ataupun petani ikan. proses pemanenan ini bisa dilakukan secara bertahap jika ikan gabus sudah memasuki masa panen.

Demikian sedikit tips dan gambaran tentang bagaimana cara budidaya ikan gabus. Semoga Bermanfaat dan Terimakasih sudah membaca 🙂

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *