Tips Sukses Cara Menanam Kopi Yang Baik Dan Benar

Cara menanam kopi

Tips Sukses Cara Menanam Kopi yang Baik dan Benar – Tanaman kopi adalah tanaman yang sangat familiar didengar oleh orang Indonesia dan dunia. Terbukti dari 257 negara yang ada pada saat ini, lebih dari 50 negara yang membudidayakan tanaman kopi ini. Dengan komoditas ekspor yang besar dan nilai ekonomis yang tinggi menjadikan kopi sebagai nilai plus dalam pasar dunia. Oleh sebab itu, dengan nilai ekonomis yang mendunia ini banyak sekali para petani yang membudidayakan tanaman kopi tersebut. Untuk itu, jika ingin mengeluti bidang tersebut maka diperlukan pengetahuan bagi para petani tentang bagaimana cara menanam kopi yang baik dan benar.

Cara menanam kopi

Tanaman Kopi

Langkah-langkah Cara Menanam Kopi yang Baik dan Benar

Sebelum memulai budidaya kopi, tentu saja ada tahapan dasar  yang harus diperhatikan terlebih dahulu. Pengetahuan dasar ini yang akan mengantarkan anda pada tahap keberhasilan atau yang disebut masa panen. Lalu apa saja tahapan dasar ini?, berikut ini penjelasannya:

a. Pemilihan jenis dan Varietas

Tanaman kopi merupakan tanaman yang memimiliki banyak jenis, bahkan ribuan jenis kopi sudah tersebar diseluruh dunia, seperti arabika, robusta, liberikadan excelsa. Namun hanya sebagian jenis kopi yang dibudidayakan oleh para petani. Pemilihan jenis kopi ini bukanlah tanpa alasan, melainkan karena para petani meyakini bahwa jenis kopi yang mereka tanam memiliki rasa yang enak dengan aroma yang khas.

Pemilihan jenis atau varietas kopi ini juga harus disesuaikan dengan ketinggian lahan. lokasi lahan dengan ketinggina lebih dari 800 mdpl cocok untuk ditanami kopi jenis arabika. Sedangkan untuk ketinggian antara 400-800 mdpl cocok untuk budidaya kopi jenis robusta. Apabila lahan yang Anda punyai dibawah ketinggian 400 mdpl maka jenis kopi leberika dan excelsa dapat Anda pertimbangkan.

b. Penyiapan bibit budidaya kopi

Setelah Anda memutuskan jenis apa yang ingin Anda tanam untuk budidaya kopi maka selanjutnya adalah penyiapan bibitnya. Carilah bibit dengan kualitas yang unggul agar hasil yang didapatkan juga berkualitas.

c. Penyiapan lahan dan pohon peneduh

Budidaya kopi bisa dilakukan di dataran tinggi maupun dataran rendah, tergantung dari jenis kopi yang dibudidayakan. Secara umum kopi akan baik pertumbuhannya pada kondisi tanah yang gembur kaya bahan organik dan pada kondisi pH antara 4,5 sampai 6,5.

Hal yang harus diperhatikan sebelum memulai menanam kopi adalah menanam pohon peneduh. Fungsi dari pohon peneduh ini untuk mengatur intensitas cahaya matahari yang masuk. Karena kopi merupakan tanaman yang tidak menghendaki adanya interaksi cahaya matahari terlalau banyak. Ada beberapa jenis pohon pelindung yang sering digunakan seperti ponon sengon, dadap dan lamtoro. Perlu diketahui bahwa sebelum menanam kopi sebaiknya pohon pelindung ini harus berusia seminimal mungkin 2 tahun agar pohon sudah besar dan dapat digunakan sebagai peneduh.

d. Penanaman bibit kopi

Tahapan cara menanam kopi selanjutnya adalah memindahkan bibit dari polybag ke lubang areal lahan. Jarak tanam yang dianjurkan dalam budidaya kopi adalah 3×3 meter. Namun jarak tanam ini bisa divariasikan sesuai dengan kondisi lahan.

Prosedur cara menanam kopi diawali dengan pembuatan lubang dengan kedalaman 60x60x60 cm, dan pembuatan lubang ini dilakukan antara 3-6 bulan sebelum penanaman kopi. Agar media tanamnya mempunyai sifat yang baik kedepannya maka perlu dilakukan perawatan dengan penambahan pupuk organik/kompos, belerang, kapur dan lainnya. Sekarang bibit kopi sudah siap untuk ditanam dalam lubang yang Anda buat.

[artikel number=3 tag=”buah-dan-tumbuhan” ]

Tahap Perawatan Dalam Cara Menanam Kopi

Langkah yang diperlukan dalam menanam kopi adalah penyulaman, pemupukan dan pemangkasan. Berikut ini adalah penjelasannya:

a. Penyulaman

Periksa bibit yang sudah ditanam setidaknya dua kali dalam satu minggu. setelah bibit berumur 1-6 bulan maka pemeriksaan dapat dilakukan sekali dalm satu bulan. Dalam proses pemeriksaan apabila ada tanaman/bibit kopi yang mati atau kurang sehat segera lakukan penyulaman. Lakukan perawatan yang lebih instensif agar tanaman penyulam bisa menyamai pertumbuhan pohon lainnya.

b. Pemupukan

Pupuk yang digunakan bisa menggunakan pupuk organik atau pupuk buatan. Cara memberikan pupuk bisa dengan membuat lubang pupuk yang mengitari tanaman kopi.

Pemangkasan Cabang

Pemangkasan batang ini bertujuan untuk membentuk kerangka tanaman. Batang yang akan dipangkas merupakan batang bernilai kurang produktif atau cabang tua.

c. Penyiangan

daerah sekitar tanaman kopi harus selalu bersih dari gulma, terutama saat tanaman kopi masih dalam keadaan masih muda. Penyiangan dapat dilakukan dalam seminggu sebanyak 2 kali.

d. Pembebasan Hama dan Penyakit

Lahan dan tanaman yang terkena hama dan penyakit tentu akan mengalami penurunan produktivitas dan kualitasnya. Oleh karenanya perlu dilakukan pembebasan dengan pestisida pembunuh hama.

Tahap Panen dan Pasca Panen

Tips Cara Menanam kopi

Tahap Pemanenan Kopi

Secara umum tanaman kopi sudah dapat berbuah pada umur 2,5 – 3 tahun tergantung dari jenis kopi yang dibudidayakan. Hasil panen pertama biasanya tidak terlalu banyak karena produktivitas puncaknya akan didapatkan pada usia tanaman 7-9 tahun. Panen dapat dilakukan secara bertahap dalam 4-5 bulan dengan interval waktu pemetikan 10-15 hari. Proses pengolahan pasca panen yang baik akan menentukan mutu dan kualitas produk akhir kopi.

Itulah tips sukses cara menanam kopi yang baik dan benar, semoga bisa bermanfaat bagi Anda.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *